Dalam diam kita
saling memeluk dan bertukar air mata, tak pernah lelah tanganmu menghapus air
mataku. Hingga akhirnya aku tau yang sebenarnya, yang selama ini kau rasakan
sendiri.
Aku tau, kau pribadi yang sangat tertutup, kau tak mudah berucap sayang, kau
pandai buatku marah. Tapi sayangnya marahku tak pernah mengalahkan rasa
sayangku kepadamu.
Kau hebat, karena dengan pandainya kau cepat buat tawaku lepas didalam air mataku dan menjadikanku menjadi seseorang yang apa adanya dalam segala
hal.
Dan pada malam itu aku tau apa yang membuat kau mencintaiku, kau mengagumi
apa adanya aku dalam mencintaimu. Kau mencintaiku karena caraku mencintaimu,
hingga satu cemooh orang untukku bagaikan beberapa ton karung berisi batu menghancurkan hatimu.
Disisi keras dan malumu, kau berkata "Tak pernah aku
inginkan, seseorang yang aku sayangi dijatuhkan tepat dihadapanku, entah apa
rasanya ini, sakit atau apa, aku tak pernah tahu". Surga kecil tepat
didepanku, malaikat kecil berbisik lembut "Dia menyayangimu".
- Egha Latoya
Izin re-post semua puisinya ya ka ^^
BalasHapus