Aku cinta wajahmu
Karena kau, aku melihat ciptaan Tuhan yang amat mencintaiku
Aku cinta rambutmu
Karena kau memberiku tempat untuk membelai
Aku cinta keningmu
Karena kau membiarkan jari-jariku berjalan-jalan bersama sebuah rasa
Aku cinta matamu
Karena kau selalu memandangku dengan pahamiku
Aku cinta hidungmu
Karena kau selalu rindu aroma tubuhku
Aku cinta bibirmu
Karena kau selalu menyebut namaku didalam setiap rindumu
Aku cinta telingamu
Karena kau tak pernah bosan mendengar suka dukaku
Aku cinta pipimu
Karena kau membuatku rindu akan mencium
Aku cinta lehermu
Karena kau membuatku rindu akan aroma tubuh seorang penyabar
Aku cinta pundakmu
Karena kau selalu memintaku untuk bersandar saat aku lelah
Aku cinta dadamu
Karena kau selalu memberi kekuatan disetiap degup jantungmu
Aku cinta tanganmu
Karena kau tak pernah lelah penuhi mauku
Aku cinta jari-jarimu
Karena kau selalu mengusap pipi basahku dan murungku
Aku cinta kakimu
Karena kau tak kenal lelah membawaku pergi menjemput sebuah impian
Aku cinta tubuhmu
Karena kau selalu yakinkanku kau itu milikku
Aku cinta caramu
Karena kau ajarkan ku cara untuk mencintai cinta
Aku cinta tingkahmu
Karena kau tak pernah bosan membuatku tak bosan
Aku cinta muakmu
Karena kau tak ingin aku menjadi seseorang yang bandal
Aku cinta marahmu
Karena kau ingin aku dekat dengan Tuhan
Aku cinta bencimu
Karena kau ingin aku tak kemana-kemana
Aku cinta lucumu
Karena kau tak pernah puas melihat tawaku tanpa air mata
Aku cinta sedihmu
Karena kau membuatku ingat aku ini milikmumu
Aku cinta air matamu
Karena kau membuatku sadar aku ini berarti untukmu
Aku cinta hatimu
Karena kau selalu memberi dengan hati-hati
Aku cinta janjimu
Karena kau tak pernah membuatku menunggu
Aku cinta nakalmu
Karena kau memperlihatkan siapa kau didepan atau dibelakangku
Aku cinta wanita-wanitamu
Karena kau memperlihatkan cukup pantaskah kau sebenarnya untukku
Aku cinta jujurmu
Karena kau tau dibohongi itu menyakitkan
Aku cinta bohongmu
Karena kau tak ingin melihatku larut dalam sebuah tangis
Aku cinta syukurmu
Karena kau selalu menuntunku untuk dekat dengan Tuhan
Aku cinta keluargamu
Karena kau selalu memberiku semangat untuk membanggakan dan membahagiakan keluargaku
Aku cinta karyamu
Karena kau menunjukan bahwa aku ini beruntung
Aku cinta tulisan tanganmu
Karena kau membuatku tertawa karena alasan yang bodoh
Aku cinta suaramu
Karena kau aku lupa aku sedang marah
Aku cinta cintamu
Karena kau, aku sadar aku harus mencintai diriku dalam-dalam
Aku mencintaimu tanpa berfikir
Aku mencintaimu tanpa ku buat-buat
Aku mencintaimu karena Tuhan
- Egha Latoya
kau adalah kata-kata yang berbentuk nyata, yang ternyata terbata-bata ketika ku beri pertanyaan tentang cinta. rasaku untuk kau tak tertandingi dari besarnya alam semesta.
Selasa, 13 Oktober 2015
Senin, 12 Oktober 2015
MENCINTAI CINTAKU
Dalam diam kita
saling memeluk dan bertukar air mata, tak pernah lelah tanganmu menghapus air
mataku. Hingga akhirnya aku tau yang sebenarnya, yang selama ini kau rasakan
sendiri.
Aku tau, kau pribadi yang sangat tertutup, kau tak mudah berucap sayang, kau
pandai buatku marah. Tapi sayangnya marahku tak pernah mengalahkan rasa
sayangku kepadamu.
Kau hebat, karena dengan pandainya kau cepat buat tawaku lepas didalam air mataku dan menjadikanku menjadi seseorang yang apa adanya dalam segala
hal.
Dan pada malam itu aku tau apa yang membuat kau mencintaiku, kau mengagumi
apa adanya aku dalam mencintaimu. Kau mencintaiku karena caraku mencintaimu,
hingga satu cemooh orang untukku bagaikan beberapa ton karung berisi batu menghancurkan hatimu.
Disisi keras dan malumu, kau berkata "Tak pernah aku
inginkan, seseorang yang aku sayangi dijatuhkan tepat dihadapanku, entah apa
rasanya ini, sakit atau apa, aku tak pernah tahu". Surga kecil tepat
didepanku, malaikat kecil berbisik lembut "Dia menyayangimu".
- Egha Latoya
PESULAP RASA
Rasa rinduku meluap,
entah aku harus berbuat apa. Aku tak tau aku harus berkata apa padanya, aku
takut dia bosan dengan rinduku.
Terkadang aku berfikir, bagaimana caranya agar
dia tau rasaku inI, tetapi Tuhan memukul pelan kepalaku dengan sebuah momen
yang sampai sekarang masih aku ingat dan akan selalu teringat.
Bagiku dia
seperti pesulap yang dengan pandainya merubah rasaku dengan cepat dan dia pun
sangat mengerti rasaku.
Aku terkagum oleh hebatnya, dia mengerti rinduku tanpa
aku berkata sedikitpun, dia mengerti rasa sayangku tanpa aku menjelaskan semua
rasaku, sekalipun aku tidak menunjukan.
Tapi ada satu hal yang tidak pernah dia
mau tau, dia tidak pernah mau mendengar rasa cemburuku.
Monster.. Bagaimana
kalau aku sedang cemburu? Untung saja aku jarang cemburu, karena aku tau rasa
cemburuku membuatmu kesal.
Aku selalu mengingat pesanmu "Hati-hati dengan
rasa cemburu". Aku akui rasa percayamu luar biasa, dan aku ingin menjadi
seperti kau.
-
Egha Latoya -
MELIHATMU
Melihatmu adalah
kebahagian buatku.
Aku hanya bisa
tersenyum saat melihatmu.
Ada ketakutan dibalik
senyumku.
Aku takut..
Aku takut suatu saat
nanti aku tiak bisa melihatmu lagi.
Dan hatiku bertanya
"Apa selamanya aku bisa disini? untuk melihatmu?"
Selalu ada doa untuk
kita dibalik senyumku, saat aku melihatmu.
-
Egha Latoya -
Semua rasaku kalah saat berhadapan denganmu
Aku adalah seseorang
yang tak pernah merasa lelah untuk mencintaimu. Aku adalah seseorang yang
selalu menunggumu. Mungkin aku nyaman ketika aku sedang menunggu. Aku seperti
cinta akan menunggu, aku melakukannya setiap hari, seperti tak kenal rasa bosan.
Tiada rasa lelah sedikitpun untukmu, karena semua rasaku kalah saat aku
berhadapan denganmu.
-
Egha Latoya -
KEAJAIBANKU
Apabila ada orang bertanya padaku apa itu keajaiban. Aku akan menjawab keajaiban itu adalah kau. Suatu keajaiban yang muncul saat aku sedang menunggu sosok cinta yang sesungguhnya, bukan sosok cinta yang hanya berlalu lalang hadir untuk mengisi hatiku.
Bagiku keajaiban adalah suatu misteri yang jarang aku jumpai, seperti kau. Perhatianmu, senyummu, dan semua tentangmu adalah keajaiban untukku. Keajaiban yang membuat aku merasa nyaman ada didekatmu.
Diammu adalah sedih dan bahagiaku. Saat kau diam karena kecewa akan aku, aku bersedih karena aku merasa gagal. Saat kau diam dan menatap tajam mataku, aku bahagia, karena Tuhan telah mengirimkan sosok keajaiban yang nyata untukku.
Apabila diammu bisa membuatmu tertawa girang, aku rela.
Aku akan tetap menunggu semua kata-kata manismu keluar dari bibir yang selalu aku kagumi. Aku akan selalu menunggu senyummu dan perhatianmu di balik punggung lebarmu yang selalu menguatkan aku. Aku akan memelukmu hingga kau menoleh dan membalas pelukku.
Apabila ada seseorang bertanya sedang apa aku sekarang, aku akan menjawab aku sedang menunggu sebuah keajaiban. Keajaiban yang aku percaya akan tetap datang padaku, entah itu kapan, meskipun bukan hari ini. Untuk kau, keajaiban yang selalu menguatkanku. Aku selalu menggumu. Sampai kau menemukan keajaibanmu sekalipun. Dan sekalipun keajaibanmu itu bukan aku, tapi orang lain.
- Egha Latoya -
Langganan:
Postingan (Atom)